Setiap tahun ajaran baru, dunia kampus kembali diramaikan dengan kegiatan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) untuk para mahasiswa baru. Namun, berbeda dengan ospek konvensional yang identik dengan kegiatan penuh tekanan, beberapa tahun belakangan ini muncul tren baru yang menarik perhatian netizen. Para mahasiswa mendapat penugasan video ospek yang kreatif dan menghibur. Tren ini tidak hanya mencerminkan perubahan budaya kampus, tetapi juga menjadi ajang branding sosial media yang kuat.
Kini, transformasi digital dan meningkatnya kesadaran akan pentingnya citra publik telah mengubah wajah ospek menjadi ajang ekspresi kreatif. Salah satu bentuk ekspresi ini adalah video ospek, di mana mahasiswa baru dan panitia membuat konten yang lucu dan unik untuk memperkenalkan diri, program studi, atau budaya kampus mereka.
Video-video ini biasanya diunggah ke platform seperti TikTok, Instagram, dan YouTube, dan kerap kali viral karena keunikannya. Format yang sering digunakan meliputi sketsa komedi, parodi tren viral, storytelling visual, hingga sinematografi khas short film.
Ospek sebagai Ajang Personal dan Institutional Branding
Di balik kelucuan dan kreativitasnya, tren ini menjadi kebutuhan generasi muda untuk terkoneksi, dan berekspresi secara otentik di ruang digital. Dari sekadar kegiatan pengenalan kampus, ospek kini berkembang menjadi ajang branding sosial media yang unik baik untuk individu maupun kampus. Pendekatan ini bisa menjadi momentum positif untuk membangun budaya kampus yang inklusif, kreatif, dan melek digital.
Jumat, 29 Agustus 2025 02:50 WIB
19 Pengunjung