Masih Bingung Beda Advertising, PR, dan Marketing Simak Penjelasan Simpel ala Gado Creative Ini!

Banyak pelaku bisnis sering mencampuradukkan istilah advertising, promotion, branding, hingga marketing. Padahal, masing-masing memiliki peran yang berbeda namun saling melengkapi dalam sebuah strategi bisnis.

Melalui analogi sederhana menggunakan sebungkus mi instan, Gado Creative akan membedah istilah-istilah tersebut agar Anda lebih mudah menentukan strategi mana yang paling dibutuhkan bisnis Anda saat ini.

1. Advertising (Periklanan)

Bayangkan Anda memiliki sebuah produk. Lalu, produk tersebut diletakkan di sebuah poster dengan desain yang cantik dan menarik agar orang-orang melihatnya. Inilah yang disebut dengan Advertising. Fokusnya adalah bagaimana produk Anda terlihat menonjol secara visual di media tertentu.

2. Promotion (Promosi)

Jika produk tersebut Anda berikan kepada seorang influencer atau food vlogger (misalnya Bang Tanboy Kun) untuk dicoba dan diulas, itu dinamakan Promotion. Di sini, Anda sedang berupaya meningkatkan kesadaran publik melalui bantuan pihak ketiga yang memiliki audiens.

3. Publikasi

Nah, bagaimana jika influencer tadi membawa produk Anda ke tempat yang prestisius, seperti Istana Negara, lalu diliput oleh wartawan dan menjadi buah bibir masyarakat? Inilah yang disebut dengan Publikasi. Sesuatu yang menjadi ramai dan viral karena nilai beritanya.

4. Public Relation (PR)

Saat produk Anda dipegang oleh tokoh penting (seperti Pak Bahlil) dan beliau memberikan komentar positif secara langsung, itu adalah ranah Public Relation. Tujuannya adalah membangun reputasi dan hubungan baik antara brand dengan publik melalui tokoh-tokoh kunci.

5. Sales (Penjualan)

Ketika sang influencer mengarahkan audiens dengan berkata, "Barang ini sudah tersedia di seluruh marketplace!", maka itulah yang disebut Sales. Fokus utamanya adalah terjadinya transaksi atau perpindahan barang ke tangan konsumen.

6. Marketing (Pemasaran)

Lalu, apa itu Marketing? Marketing adalah gabungan dari semua elemen di atas. Jika semua cerita tadi—mulai dari desain poster, promosi influencer, publikasi, hingga strategi penjualan—dibuat dengan sengaja, dikonsep strateginya, dan dieksekusi dari A sampai Z secara terstruktur, itulah yang disebut sebagai pemasaran yang utuh.

Butuh Strategi Marketing yang Matang?

Menyusun strategi dari A sampai Z memang tidak mudah. Anda butuh konsep yang kuat dan eksekusi yang presisi agar setiap rupiah yang dikeluarkan menjadi investasi yang menguntungkan.

Gak usah pusing, di-Gado-in aja! Kami di Gado Creative siap membantu Anda merancang dan mengeksekusi strategi marketing bisnis Anda secara profesional.

Hubungi Gado Creative sekarang untuk konsultasi lebih lanjut!

 

Kamis, 12 Februari 2026 08:25 WIB

10 Pengunjung

Bagikan :

Top Insight

Strategi "Level Up" Bisni...
Ramadan Segera Tiba: Inti...
Tren TikTok 2026: Jangan...
Aturan Baru Shopee 2026:...
Strategi Copywriting Rama...